Print this page

Politeknik Caltex Riau Bersama Pemko Kembangkan Aplikasi "CikPuan" Lacak Covid-19

 

PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru dan Politeknik Caltex Riau (PCR) kembali melakukan penandatanganan kerjasama berupa pengembangan aplikasi yang dinamakan "CikPuan" (Cek, Informasi, trace & traKing, covid-19 Pekanbaru Untuk Anda).

Kegiatan ini langsung dihadiri dan disaksikan oleh Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST. MT, bertempat di ruangan multimedia, Mal Pelayanan Publik Pekanbaru, Selasa (19/05) siang.

Dalam hal ini, Pihak PCR dan Pemko Pekanbaru kembali berkolaborasi dalam mengembangkan aplikasi untuk memonitor kesehatan dan pergerakan warga selama pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh PCR, Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan, dan Diskominfotiksan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, S.STP., M.Si menyampaikan bahwa Penandatanganan Kerja Sama (PKS) yang dilakukan antara PCR dan Pemko Pekanbaru ini adalah pengembangan dari laman web https://ppc-19.pekanbaru.go.id/ yang telah launching sejak pandemi ini merebak pada awal Maret lalu. Menurutnya, berdasarkan data, situasi pandemi ini semakin mengkhawatirkan sehingga diperlukan sebuah aplikasi untuk memonitoring kegiatan dan pergerakan warga Pekanbaru.

"Pemko yang dalam hal ini BPP, Diskes, Dan Diskominfo selalu aktif berkomunikasi dan berdiskusi dengan pihak PCR terkait data yang dibutuhkan dalam pengembangan aplikasi "CikPuan". Terang Kepala BPP, Masykur Tarmizi.

"Kita berkolaborasi untuk memfasilitasi PCR dalam melakukan pengembangan aplikasi hingga launching hari ini." Lanjutnya.

Menurutnya, tentu hal ini tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan semua pihak, terutama pihak PCR dan dukungan Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, terutama PCR yang dilakukan oleh enam staf pengajarnya dan tiga mahasiswa dari Jurusan Teknologi Informasi mulai dari Ketua tim, sistem analis, hingga programmer yang telah bekerja keras.

"Saya apresiasi, dan mengucapkan terima kasih kepada para dosen PCR yang telah menstimulus mahasiswa sehingga berhasil melakukan pengembangan aplikasi "CikPuan" yang dibutuhkan oleh masyarakat Pekanbaru.

Menurut orang nomor satu di Pekanbaru ini, pandemi ini wajib kita putus habis dengan bekerja bagaikan superteam. Itu perlu kerjasama semua pihak, pemerintah, akademisi dan masyarakat dalam pemetaan dan datanya.

"Dengan adanya aplikasi ini, pemerintah kota pekanbaru dapat memetakan posisi warga berdasarkan kesehatan harian dan posisi warga terhadap pergerakan warga dengan kasus (ODP/PDP/Positif)," lebih jauh, kita bisa melakukan tindakan preventif berdasarkan data dari aplikasi ini, sehingga semakin hari, semakin berkurang jumlah pasien yang positif. " katanya.

Sebagai informasi, "CikPuan" adalah aplikasi berbasis gawai atau smartphone android yang memiliki beberapa fitur. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa melakukan asesmen kesehatan harian, Early Warning Destination (EWD) peringatan dini untuk kelurahan yang menjadi tujuan warga dan deteksi otomatis posisi warga di sepanjang perjalanan terhadap keberadaan warga dengan kasus yang bergerak, Posyandu Siaga yang terdiri dari fitur Kalkulator gizi balita, jadwal imunisasi di puskesmas dan informasi rumah sakit serta informasi dan promosi kesehatan terkait Covid-19 di Kota Pekanbaru dan lain-lain.

Aplikasi yang dikembangkan pada penelitian ini sebanyak 3 buah dan saling terintegrasi diantaranya Aplikasi CikPuan untuk warga, Aplikasi Cik Puan untuk Petugas Satgas Covid-19 serta Dashboard Monitoring Cik Puan.

Aplikasi Cik Puan dapat di download warga melalui laman web https://ppc-19.pekanbaru.go.id/ , sementara versi playstore sedang tahap review dari google dan jika tidak ada kendala dalam waktu dekat sudah dapat didownload melalui playstore.

Rate this item
(0 votes)

Related items