Print this page

BPP Serahkan Satu Drum Cuci Tangan Inovatif ke DPMPTSP

PEKANBARU - Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kota Pekanbaru, menyerahkan satu drum cuci tangan inovatif kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Senin (20/4/2020).

Drum cuci tangan inovatif hasil karya masyarakat yang difasilitasi BPP Pekanbaru itu ditempatkan di pintu masuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman.

"Hari ini kita serahkan 1 unit drum cuci tangan kepada DPMPTSP. Harapan kita drum cuci tangan ini bisa digunakan oleh masyarakat yang berkunjung ke MPP dan ASN yang bertugas, sehingga tangan selalu steril sebelum memasuki ataupun keluar dari MPP ini," kata Kepala BPP Pekanbaru Masykur Tarmizi S.STP, M.Si, usai menyerahkan drum cuci tangan inovatif itu kepada Kepala DPM-PTSP Muhammad Jamil M.Si.

Disampaikan pak Masykur, sejauh ini pihaknya selalu aktif melaksanakan fasilitasi inovasi kepada masyarakat, yang salah satunya adalah inovasi sarana cuci tangan yang bahan baku utamanya adalah drum bekas pakai.

"Drum cuci tangan ini merupakan hasil inovasi dari masyarakat yang difasilitasi BPP Pekanbaru dalam bentuk promosi dan intervensi teknologi. Awalnya sarana cuci tangan drum bekas tersebut masih manual, namun setelah diberikan masukan berupa intervensi teknologi oleh BPP, terciptalah sarana cuci tangan dengan penyempurnaan tanpa menyentuh apapun, baik tuas kran ataupun tempat sabun," terangnya.

Selain itu, sebut pak Masykur, drum cuci tangan tersebut juga dinilai sangat aman untuk ditempatkan di ruang publik seperti MPP.

"Karena masyarakat tidak perlu menyentuh apapun dengan tangan untuk mengeluarkan air dan sabun, tetapi cukup injak saja pedal yang ada, dan dari tempat-tempat cuci tangan yang ada saat ini tentunya ini yang salah satunya kita rekomendasikan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Muhammad Jamil mengapresiasi bantuan sarana cuci tangan menggunakan drum bekas dari BPP Pekanbaru. Beliau langsung mencoba inovasi alat tersebut.

"Terima kasih BPP. Harapan kita, semoga sarana cuci tangan inovatif ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang hendak berurusan ke MPP, dan menjaga sarana ini dengan baik agar dapat bermanfaat bagi semua orang," harapnya.

Sebelumnya diketahui bahwa akibat Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan kegiatan ekonomi masyarakat. Namun, di tengah kondisi seperti ini, ada saja peluang yang bisa dimanfaatkan agar kegiatan usaha tetap berjalan, bahkan berkembang.

Dialah Bapak Wahyu, salah seorang pengusaha perabot rumah tangga yang kini menjajal usaha sarana cuci tangan menggunakan drum bekas. Inovasi yang dimilikinya ini semakin banyak dilirik berbagai pihak.

Adapun harga 1 unit wastafel cuci tangan ini berkisar 1,6 juta rupiah. Untuk pemesanan bisa langsung menghubungi nomor 0823 8180 0033.

Di akhir kesempatan itu, Kepala BPP Pekanbaru menerangkan kepada masyarakat Pekanbaru, bahwasanya BPP Pekanbaru mendorong masyarakat untuk mengeluarkan ide-ide inovatifnya dan BPP siap sehingga menghasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis.

"Ayo sampaikan kepada kami ide-ide inovatif Bapak/Ibu melalui medsos resmi BPP di FB : Balitbangda Pekanbaru dan IG : @bpp_pekanbaru, kami (BPP) siap fasilitasi agar ide/usaha Bapak/Ibu bernilai ekonomis dan semakin berkembang, terutama di masa Pandemi Corona ini." Tutupnya.

Penyerahan sarana cuci tangan ini juga dihadiri Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Yudi Adrian SP, MP, para kasubid Inovasi dan Teknologi serta para perajin usaha drum cuci tangan ini.

 

 

 

Rate this item
(0 votes)

Related items